Advertisement

  • Change the color of the post title when the mouse pointer is on top of

    You go to the steps:

    • Log in to Blogger with your ID.
    • Select Layout, then click Edit HTML.
    • Back up your template first if afraid to fail.
    • Find the code below:

    .post h3 {
    margin:.25em 0 0;
    padding:4px 4px 4px;
    font-size:140%;
    font-weight:normal;
    line-height:1.4em;
    color:$titlecolor;
    background:#0066CC;
    border:0px solid #C3D9FF;
    }

    .post h3 a, .post h3 a:visited, .post h3 strong {
    display:block;
    text-decoration:none;
    color:$titlecolor;
    font-weight:bold;
    }

    • Copy the code below and paste the code right under the red

    .post h3 strong, .post h3 a:hover {
    color:$textcolor;
    background: #003366;

    • Change the color code is red with the color code you like
    • Click Save Template button.
    • View your blog now.
    source : http://epg-studio.blogspot.com/2009/07/background-judul-post-berubah-warna.html

    more
  • Membuat Label berputar di blog

    lain ladang lain belalang. Begitu juga dalam pemasangan label blog ada yang menampilkan dalam bentuk deretan menu horizontal, menu vertikal, berdasarkan alphabet, berdasarkan tanggal dan yang lainnya. Untuk melengkapi keinginan para peblogger dalam menampilkan label, dalam post kali ini akan dibahas tentang label yang penampilannya selalu berputar atau lebih dikenal dengan nama label clouds.

    Bagi yang ingin menampilkan label dam bentuk berputar (label clouds), silahkan anda ikuti langkah-langkah dibawah ini.Masuk ke Blogger dengan ID anda
    Pilih Tata Letak
    Pilih Edit HTML
    Kasi tanda contreng pada Expand Template Widget
    Back up dulu template kalau takut gagal
    Cari kode ini :
    Copy seluruh kode dibawah ini, kemudian paste tepat dibawah kode tadi.
    "+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++"











    "+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++"

    Gantilah tulisan yang berwarna merah dengan tulisan yang ingin anda tampilkan

    Angka 180 dan 100 merupakan width dan height dari label clouds, ganti oleh anda sesuai dengan ukuran lebar sidebar blog anda
    Kode warna #000000 merupakan kode dari warna hitam yaitu warna dari lay out label clouds, gantilah dengan warna pilihan anda
    Kode fffffff merupakan kode warna putih dari tulisan yang akan muncul, ganti kode warna tersebut dengan warna pilihan anda.
    Angka 100 merupakan kecepatan perputarantulisan dalam label clouds, semakin besar angkanya semakin cepat berputarnya tulisan dalam label clouds, begitu juga sebaliknya bila angkanya makin kecil semakin lambat tulisannya berputar.
    Angka 24 merupakan ukuran tulisan yang akan muncul di dalam label clouds, semakin besar angkanya semakin besar tulisan yang muncul, begitu juga sebaliknya semakin kecil angkanya semakin kecil pula tulisan yang muncul di dalam kabel clouds.
    Setelah selesai pengeditan klik tombol Simpan template.
    Lihat blog anda sekarang...!!!




    http://epg-studio.blogspot.com/2009/07/membuat-label-berputar-label-clouds.html

    more

  • SQL SERVER RESTORE

    SQL SERVER RESTORE

    Guys,this is procedure for backup and restore database SQL Server from VFP application (I'm Developing from VB.net book ,sorry I forgot title this book), hopefully usefulness..


    *?* mzTolo 2000
    LOCAL ZHasil,tiga,lcKonek,cSambung
    LOCAL ZZZ,per_tgl,tolpath
    LOCAL cData,cPath,cObj
    LOCAL Xtol,Ytol,cDevice,cBack,cRest
    LOCAL lcTB

    per_tgl =Dtos(date())

    cData =�€™Inventory�€™ && contoh nama databasenya
    cObj =�€™bckINV�€™ && contoh nama object device backup/restorenya
    cPath =�€™c:\aplikasi\backup\�€™ && atau �€˜\\server\backup\�€™


    tolpath =cPath+ALLTRIM(cData)+per_tgl

    ZZZ=Sqlstringconnect('driver=sql server;server=server;database=inventory;')

    If ZZZ<>-1
    Xtol=SQLEXEC(ZZZ,'use master')
    If Xtol<>-1
    =SQLEXEC(ZZZ,"exec sp_dropdevice '&cObj'")
    Ytol =SQLEXEC(ZZZ,"exec sp_addumpdevice 'disk','&cObj','&tolpath'")
    IF Ytol=-1
    Messagebox('Create Object Backup Gagal !',64,'Info...')
    Thisform.Release
    ELSE
    WAIT WINDOW "Backup/restore database &cData to &cObj " NOWAIT 

    *--backup/restore process ----------------------------------------
    IF Thisform.Command1.Caption='Proses Backup' ZHasil=SQLEXEC(ZZZ,"backup database &cData to &cObj ")
    IF ZHasil<>-1
    MESSAGEBOX('Backup Succes!',64,'Info...')
    ELSE
    MESSAGEBOX('Backup Failed!',64,'Info...')
    ENDIF
    ELSE
    IF MESSAGEBOX("Are You Sure ?",36,"Question..")=6
    ZHasil=SQLEXEC(ZZZ,"restore database &cData from &cObj ")
    IF ZHasil<>-1
    MESSAGEBOX('Restore Sukses !',64,'Info...')
    ELSE
    MESSAGEBOX('Restore GAGAL !',64,'Info...')
    ENDIF
    ELSE 
    WAIT WINDOW NOWAIT "Proses Restore di batalkan..."
    ENDIF 
    ENDIF

    ** 
    ENDIF 
    ELSE 
    Messagebox('Konek ke File Master Gagal !',64,'Info...')
    Thisform.Release
    Endif
    Else
    Messagebox('Connection Database Fail !',64,'Info...')
    Thisform.Release
    Endif


    NB :
    Pastikan check �€˜db_backupoperator�€™ di permissions users database �€˜inventory�€™
    Pastikan directory targetnya sudah tercipta, contoh diatas �€˜c:\aplikasi\backup\�€™
    Jika target ke server misal : �€˜\\server\backup\�€™ (asumsi nama server adalah �€˜server�€™) pastikan directory �€˜backup�€™ di share dan user di berikan akses ke sana.
    Pastikan account user anda di server minimal sbg member of :
    - Administrators
    - DnsAdmins
    - Domain Admins
    - Domain Computers
    - Domain Controller
    - Domain User
    - RAS and IAS Service
    Bagi rekan2 yg ahli di SQL Server dan Administrator Server mungkin bisa menambahkan atau mengkoreksi demi kemajuan bersama.

    Saran dan kritik kami tunggu.

    http://fox-id.org/smf/index.php?page=32
    SQL SERVER RESTORE

    more
  • DATA RECOVERY SERVER

    DATA RECOVERY SERVER

    Disk Hard represent one of the especial peripheral which must in a computer. [In] disk hard also all information kept in the form of files. Is the same as with other peripheral which can experience of damage of effect of static electricity ( static electrics), shock electric, and various other factor which finally we can lose datas in disk hard. Like at case of Jessica in previous postingan, of course we will panic and stress if datas in the disk hard is data- important data once. But with data of recovery, the missing datas it is not impossible can be taken again.

    Hard disk merupakan salah satu peripheral utama yang harus ada di dalam sebuah computer. Di hard disk juga segala informasi disimpan dalam bentuk file-file. Sama halnya dengan peripheral lain yang bisa mengalami kerusakan akibat static electricity (listrik statis), electric shock, dan berbagai faktor lainnya yang akhirnya kita bisa kehilangan data-data dalam hard disk tersebut. Seperti pada kasus Jessica di postingan sebelumnya, tentu saja kita akan panik dan stress apabila data-data dalam hard disk tersebut adalah data- data penting sekali. Tetapi dengan data recovery, data-data yang hilang tersebut bukan tidak mungkin bisa diambil kembali.


    Sebelumnya kita perhatikan beberapa factor hard disk failure yang bisa menyebabkan hilangnya data-data dalam hard disk di bawah ini :

    Physical Failure

    Physical Failure bisa disebabkan karena beberapa hal seperti mematikan computer secara mendadak atau bukan melalui prosedur mematikan computer yang benar. Selain itu power supply yang bermasalah dan component hard disk yang kurang bagus bisa menimbulkan masalah ini. Penggunaan power supply yang bagus tentu bisa memberikan efek yang baik, karena kenyataan-nya beberapa power supply yang jelek itu bisa menyebabkan circuit board terbakar.

    Logical Failure

    Dalam hal ini adalah masalah Master Boot Record failure. Secara teknis jika master boot record bekerja dalam kondisi tidak bermasalah, master boot code akan melakukan pengecekan partition yang active dalam partition table, mencari sector awal, me-load sebuah copy boot sector dari partition yang active ke dalam memory dan mengirimkan control ke executable code di dalam boot sector. Jika master boot code tidak bisa menyelesaikan fungsi-fungsi ini, maka system akan menampilkan pesan MBR error.

    Boot Sector Failure

    Boot sector adalah suatu area di dalam hard disk, floppy disk ataupun data storage lainnya. Boot sector ini terdiri dari program computer yang di load operating system ke dalam memory. Terjadinya boot sector failure ini biasanya karena virus yang menyerang boot sector.

    Accidentally Deleted Data

    Data yang terhapus tanpa sengaja bisa membuat kita panik dan stress. Tapi terkadang pula kita menghapus file yang ternyata pada beberapa waktu ke depan kita masih membutuhkan file-file tersebut. Tapi jangan khawatir karena dengan data recovery memungkinkan file-file yang terhapus itu diambil kembali. 

    Cross Linked Files

    Cross Linked Files adalah file system error yang meng-corrupt isi dari sebuah file dengan me-rewrite data dari file lain ke dalam cluster yang sama. Memang dengan menjalankan scandisk atau program sejenisnya bisa menyelesaikan masalah ini, tetapi salah satu dari file itu akan tidak bisa di gunakan atau rusak. 

    Bad Sector

    Bad sector adalah suatu area dalam hard disk yang tidak bisa digunakan lagi. Jika suatu bagian dari hard disk yang berisi data-data tersebut terkena bad sector maka data itu harus di recover dulu sebelum bisa digunakan lagi. Ketika kita mem-format sebuah hard disk, operating system akan menandai semua sector yang tidak bisa digunakan sebagai bad sector, walaupun tidak bisa digunakan lagi, itu tidak mempengaruhi performance keseluruhan dari hard disk tersebut.

    TEKNIK DATA RECOVERY

    Di bawah ini adalah beberapa teknik data recovery yang bisa kita terapkan jika kita menghadapi masalah-masalah pada harddisk seperti yang disebutkan di atas.

    Mengganti Circuit Board / PCB

    Teknik ini yang saya pergunakan ketika hard disk saya terbakar pada boardnya. Teknik ini harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai merusak salah satu komponen dalam hard disk.

    Mengganti Firmware

    Firmware pada hard disk adalah informasi yang digunakan oleh computer yang mengijinkan computer itu ‘berkomunikasi’ dengan hard disk. Firmware bisa diganti dengan yang terbaru.

    Mengganti Head Stack

    Kalau di tape ada yang namanya head, di hard disk juga ada yang namanya head. Di tape biasanya kalau lagu gak jernih, head-nya bisa kita bersihin pake tape-head-cleaner. Tapi kalau head di hard disk bentuknya sangat kecil sekali, seperti chip berukuran kecil yang berada dalam head stack yang dinamakan Preamplifier. Untuk mengganti head stack lebih baik di kerjakan dalam sebuah tempat yang benar-benar secure karena kesalahan kecil bisa menyebabkan kerusakan fatal.

    Memindahkan Disk ke Hard Disk Lain

    Jika circuit board yang berada di luar hard disk dan komponen-komponen dalam hard disk seperti head stack tadi rusak dan hanya kepingan disk yang masih berfungsi, data recovery bisa dilakukan dengan cara memindahkan disk tersebut ke hard drive lain. 

    Spin-Stand Testers

    Spin-Stand ini digunakan untuk melakukan test terhadap hard disk terutama pada preamplifier dan read channel suppliers agar bisa berfungsi dengan akurat. Tester ini sering dipakai oleh pabrik hard disk.

    Magnetic Force Microscopes (MFM)

    Magnetic Force Microscopes adalah sebuah tool yang sangat mutakhir untuk high-resolution magnetic imaging dari hampir semua media storage. Data recovery menggunakan Magnetic Force Microscopes ini merupakan data recovery yang canggih, jadi memang harus dilakukan oleh ahlinya.

    http://tutorial.persinggahan-netter.com/troubleshooting/hardware/teknik-recovery-data/

    DATA RECOVERY SERVER

    more
  • BACKUP AND SQL SERVER RESTORE

    SQL SERVER RESTORE

    Bagaimana membackup data dari database server?"


    Bagi pengguna Retail Manager yang menggunakan adaptive server anywhere sebagai database servernya backup data dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan mengcopy file rmdb.db yang secara default berada di directory Program Files/RuangKerja/Retail Manager Pro. Pindahkan file rmdb.db tersebut ke media CD atau yang lainnya yang dapat menampung file tersebut. Bagi pengguna Retail Manager yang mempergunakan MS SQL Server sebagai database servernya ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan backup data.

    a. Buka Enterprise Manager dari Start -> Programs -> Microsoft SQL Server
    b. Double klik di Microsoft SQL Server
    c. Double klik di SQL Server Group
    d. Double klik pada server local
    e. Double klik database sehingga form tampil seperti dalam gambar berikut.



    f. Klik kanan pada databse RMDB -> pilih All Task -> pilih Backup Database



    dari proses ini akan muncul dialog box sebagai berikut :



    g. Pilih Add untuk menentukan di direktori mana backup data akan disimpan.



    Klik tombol untuk menentukan nama file backup database dan akan tampil form sebagai berikut :



    Isikan nama file untuk backup database kemudian klik OK dan akan kembali lagi ke form Select Backup Destination. Klik OK pada form ini dan akan kembali ke form SQL Server Backup. Pilih OK untuk memulai proses backup database. Sistem akan memberitahu apabila backup sudah selesai dilakukan.

    h. Ambil file backup yang baru saja dibuat dan pindahkan ke media yang akan dijadikan tempat untuk menyimpan file backup tersebut.

    32. "Bagaimana merestore data ke database server?"

    Restore data adalah kebalikan dari backup data yaitu memasukkan data ke database server. Data yang dimasukkan adalah hasil dari backupdata yang pernah dilakukan. Bagi pengguna Retail Manager dengan Adaptive Server Anywhere sebagai database servernya untuk melakukan restore data cukup mengcopykan file backup rmdb.db ke direktori default kami yaitu Program Files -> RuangKerja -> Retail Manager Profesional dan replace file yang ada dengan file backup yang dimiliki. Bagi pengguna Retail Manager dengan MS SQL Server sebagai database servernya ikuti langkah-langkah berikut untuk restore data.

    a. Ikuti langkah seperti pada backup data sampai dengan langkah e.
    b. Klik kanan pada database RMDB -> pilih All Task -> pilih Restore Database sehingga muncul form sebagai berikut



    c. Pilih From Device kemudian pilih Select Device dan akan muncul form sebagai berikut



    d. Klik Add untuk menentukan dan mencari file backup yang aka di restore.
    e. Apabila file backup sudah dipilih kemudian klik OK sampai kembali ke form Restore Database.
    f. Klik OK untuk memulai proses restore data. Sistem akan memberitahu apabila proses restore data sudah selesai dan berhasil dilakukan.

    Setelah proses restore data selesai dilakukan langkah selanjutnya adalah memperbaiki username dan password untuk akses database rmdb. Cara untuk memperbaiki username dan password tersebut adalah :
    a. Double klik Security pada Enterprise Manager.
    b. Double klik Login.
    c. Hapus username dengan nama rmmain dengan cara pilih user tersebut kemudian pilih delete pada keyboard dan pilih Yes saat muncul konfirmasi penghapusan dan username akan dihapus.
    d. Buat username baru dengan cara klik kanan pada Login dan pilih New Login sehingga muncul form sebagai berikut



    - Isi username pada kolom Name dengan rmmain
    - Pilih SQL Server Authentication dan isi passwordnya dengan rmpass
    - Pastikan kolom database berisi pilihan rmdb
    - Pilih Tab Database Access pada SQL Server login properties dan pilih rmdb serta pilih db_owner pada Permit In Database Role.



    - Pilih OK apabila semua pilihan sudah ditentukan. Konfirmasi password akan ditanyakan oleh sistem dan isikan rmpass.
    - Klik OK dan proses pembuatan username selesai dilakukan.

    33. "Backup dengan schedule di MS SQL Server?"

    Selain metode backup data yang sudah dijelaskan diatas, MS SQL Server juga bisa diset untuk melakukan backup otomatis. Langkah-langkahnya sama seperti pada waktu akan melakukan backup data manual. Perbedaannya setelah sampai pada form SQL Server Backup dan nama file serta direktori backup ditentukan kemudian pilih Schedule.



    Klik tombol .. pada kolom schedule untuk melakukan pengaturan selanjutnya sampai muncul form berikut.



    Pilih change untuk pengaturan selanjutnya dan akan mucul form sebagai berikut



    Tentukan pilihan backup yang dikehendaki harian, mingguan ataupun bulanan. Apabila pengaturan dirasa sudah cukup kemudian klik OK sampai kembali ke form SQL Server Backup. Klik OK di form SQL Server Backup untuk memulai backup dan selanjutnya SQL Server akan melakukan backup otomatis sesuai dengan pilihan backup yang sudah diatur


    http://www.ruangkerja.com/retailmanager/faq4.php
    SQL SERVER RESTORE

    more
  • DATA RECOVERY HARD DRIVE OR BAD SECTOR

    DATA RECOVERY HARD DRIVE

    PC 3000 berfungsi untuk restorasi firmware dan service Area. Low level formatting sama dengan yang digunakan oleh software2 sejenis Maxtor low level format.


    Untuk menggunakan PC 3000, anda pertama harus mengerti bagaimana sebuah hard disk beroperasi.

    It's not one click solution.



    Siapakan HDD yg bermasalah. Test dengan power supply only untuk memastikan masalah bukan di PCB.

    Setelah yakin bukan PCB yang bermasalah, pasang jumper safe mode pada HDD :
    Maxtor Ares (2F0 series)
    http://forum.hddguru.com/uploaded_images/6472_ARES_1.jpg

    Maxtor Athena DSP (2B0 series) - WAH21PB0
    http://forum.hddguru.com/uploaded_images/6472_ATHENA_ATA2PLUS_1.jpg


    Maxtor Athena Poker (2B0 series) - WAK21R90
    http://forum.hddguru.com/uploaded_images/6472_ATHENA_POKER_1.jpg

    Maxtor Calypso (6Y0 series)
    http://forum.hddguru.com/uploaded_images/6472_CALIPSO_1.jpg

    Maxtor N40P (6E0 series)
    http://forum.hddguru.com/uploaded_images/6472_N40P_1.jpg

    Pasang pada Port ATA-0 di PC 3000 Card (Jangan input Power On dulu)

    Setelah terpasang, panggil shell.com dari PC 3000.

    Muncul menu utama PC 3000, pilih merk HDD yg bersangkutan, pilih type yang sesuai (lihat sticky !)

    Power On (F11), masuk menu utility, Load ldr file dng checksum yg sesuai (lihat sticky !)

    Reread drive ID

    Enter standard mode.

    Firmware operation

    Test firmware structure

    Periksa apakah checksum sesuai.

    Read modues

    Read modules group

    Defect tables, Read G-List

    Defect Table Read P-List

    Move G-List to P-List

    Ok, setelah read modules dan module groups, di root PC3K nya akan muncul folder [MXDSPMOD] atau [MXPKRMOD]. Cek apakah ada module yg bad saat dibaca.

    Exit utility PC 3K, lihat ke root directory dan buka folder yg dihasilkan. Cek seluruh module yg ada, periksa mana yang rusak.

    Ok, setelah pengecekan akan terlihat adanya module yang rusak (*.bad). Pastikan kita memiliki module pengganti dengan checksum yang sama.

    Juka tidak ada, jangan lanjutkan. Cari sampai dapat module pengganti dengan checksum yang sama.
    Lakukan SA Write Test.
    Jika ada checksum yg sama, overwrite module dengan yg baru.

    Lakukan Module Recovery (ATPOL, ATPDL, DCMS, U List) untuk perbaikan header dan checksum

    Exit. Power off (F12)

    Set jumper ke standard mode.

    Power On (F11)
    Pilih utility lagi (Sesuai dengan merk dan model HDD)
    Seharusnya jika module yang tepat telah masuk ke HDD, maka HDD akan dikenali sebagai model asli.

    http://www.indowebster.web.id/archive/index.php/t-25295.html

    DATA RECOVERY HARD DRIVE

    more
  • RAID DATA RECOVERY SERVICES

    RAID DATA RECOVERY SERVICES

    When data of skripsi,data work or another important data on harddisk and in one time your’s harddisk not detect or your harddisk trouble.Don'T be panic,because this time many software which can assist the problem of you.

    RAID DATA RECOVERY SERVICES

    more

Featured Video

Photos